Sugeng Dituding Otak Bancakan Dana MCF 2025

- Redaksi

Jumat, 12 September 2025 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampilan peserta di panggung utama Madura Culture Festival (MCF) 2025 di Sumenep. (Istimewa for Pesanberita)

Penampilan peserta di panggung utama Madura Culture Festival (MCF) 2025 di Sumenep. (Istimewa for Pesanberita)

SUMENEP – Madura Culture Festival (MCF) 2025 yang digadang sebagai etalase kebudayaan terbesar di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, justru diwarnai isu tak sedap. Sejumlah kalangan menuding adanya bancakan dana hingga praktik jual-beli stand yang menyeret nama Sugeng, salah seorang komisioner Baznas Sumenep.

Dugaan itu mengemuka dari rangkuman Pesan Berita yang menyebut sedikitnya ada tiga sumber dana bermasalah. Pertama, alokasi APBD Sumenep 2025 sebesar Rp310 juta, di mana Rp200 juta untuk MCF. Kedua, praktik jual-beli stand dengan tarif Rp800 ribu hingga Rp3 juta, yang berpotensi menghasilkan Rp219 juta. Ketiga, iuran pabrik rokok senilai Rp3 juta per pabrik, meski akhirnya hanya Rp40 juta yang masuk.

Baca Juga:  TK Bina Anaprasa Kusuma Bangsa Tanamkan Nilai Kepedulian Lewat Aksi Berbagi Takjil

Jika ditotal, potensi dana yang dipersoalkan bisa menembus Rp739 juta, bahkan disebut mendekati Rp1 miliar bila ditambah sponsor dari sejumlah lembaga dan perusahaan.

Menanggapi tudingan itu, Sugeng membantah keras. Ia menegaskan hanya bertindak sebagai pelaksana event MCF dan pameran pembangunan, bukan pengendali seluruh kegiatan.

“Tidak benar kalau saya disebut mengendalikan semua. Event itu ada panitianya masing-masing. Saya hanya pegang Madura Kultur dan pameran,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (12/9).

Baca Juga:  Dugaan Intimidasi PKH Galis Meluas, Pemotongan Bantuan Terungkap

Sugeng juga menolak tudingan adanya dana iuran rokok yang masuk ke rekening pribadinya. Menurutnya, justru paguyuban rokok menanggung biaya hiburan, panggung, dan tenda secara mandiri.

“Kalau disebut sampai Rp1 miliar, itu bohong,” tegasnya.

Terkait praktik jual-beli stand, Sugeng mengaku ada beragam kategori biaya, mulai Rp350 ribu untuk UMKM. Ia beralasan, tarif tersebut digunakan untuk menutup biaya keamanan dan kebersihan. Sponsor, kata dia, juga tidak sebesar yang dituduhkan.

Baca Juga:  Pleno KPU Sumenep Tetapkan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Pasca Putusan MK

Sugeng menegaskan statusnya sebagai komisioner Baznas tidak mengganggu perannya sebagai EO, sebab ia telah lama bergelut di bidang event sejak 2015. Ia juga memastikan laporan pertanggungjawaban (SPJ) kegiatan sudah diserahkan, sehingga pencairan dana dari pemerintah berjalan sesuai prosedur.

Meski bantahan sudah dilontarkan, silang klaim mengenai MCF 2025 belum sepenuhnya menjawab keraguan publik. Pertanyaan masih menggantung: apakah festival budaya ini benar-benar ruang apresiasi seni, atau justru ajang bancakan segelintir pihak.

Facebook Comments Box

Penulis : Novalia Ayu Nur Syafitri

Editor : Wasilatil Maghfirah

Sumber Berita: Redaksi

Berita Terkait

Desa Bungin-Bungin Raih Penghargaan Nasional Pengasuhan Anak
Kebijakan Pemotongan Gaji dan Kisruh BPJS Guncang BMT NU, Puluhan Karyawan Mundur
Raker PWRI Sumenep Sepakati Transformasi, Olahraga Prioritas
FGD PWRI Sumenep Rumuskan Arah Baru Pembinaan Atlet Menuju Porprov 2027
PKB Sumenep Gelar Tasyakuran Penganugerahan Pahlawan Nasional Tiga Tokoh Jatim 2025
Warga Ra’as Protes Krisis Listrik, PLN Masih Diam
Camat Batang-Batang Mujib Ajak Warga Rawat Warisan Budaya
Antisipasi Krisis Air, PDAM Sumenep Ajak Warga Berhemat

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:08 WIB

Desa Bungin-Bungin Raih Penghargaan Nasional Pengasuhan Anak

Kamis, 4 Desember 2025 - 11:46 WIB

Kebijakan Pemotongan Gaji dan Kisruh BPJS Guncang BMT NU, Puluhan Karyawan Mundur

Sabtu, 22 November 2025 - 19:10 WIB

Raker PWRI Sumenep Sepakati Transformasi, Olahraga Prioritas

Jumat, 14 November 2025 - 21:56 WIB

PKB Sumenep Gelar Tasyakuran Penganugerahan Pahlawan Nasional Tiga Tokoh Jatim 2025

Selasa, 11 November 2025 - 10:50 WIB

Warga Ra’as Protes Krisis Listrik, PLN Masih Diam

Berita Terbaru

Para wisudawan Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura merayakan kelulusan dengan penuh sukacita bersama pimpinan kampus pada prosesi wisuda yang berlangsung meriah dan tertib.

Pendidikan

Uniba Madura Gelar Wisuda Keempat Tahun Akademik 2025

Rabu, 10 Des 2025 - 20:13 WIB

Willy Aditya - Ketua Komisi XIII DPR RI

Nasional

Peringati Hari HAM, Willy Aditya Serukan Penegakan Keadilan

Rabu, 10 Des 2025 - 18:50 WIB