SUMENEP – Politisi muda dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI, Mulyadi, SH., MH., mengajak masyarakat menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk melakukan aksi nyata demi kemajuan desa.
Dapil VI yang ia wakili mencakup Kecamatan Gapura, Batang Batang, dan Dungkek. Sebagai Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sumenep sekaligus Ketua Komisi IV, Mulyadi menegaskan bahwa kemerdekaan akan terasa benar-benar bermakna apabila rakyat merasakan langsung perubahan positif di lingkungannya. Mulai dari pembangunan infrastruktur yang memadai, pelayanan publik yang berkualitas, hingga tumbuhnya perekonomian lokal.
“Mengisi kemerdekaan itu bukan hanya mengibarkan bendera, tapi juga mengibarkan semangat kerja nyata. Bisa dimulai dari hal-hal sederhana seperti menjaga kebersihan desa, membantu tetangga, hingga menghidupkan kembali pasar tradisional,” ujarnya, Sabtu (16/8/2025).
Mulyadi menuturkan, setiap langkah perjuangannya di DPRD selalu berangkat dari aspirasi warga. Menurutnya, banyak gagasan kebijakan yang ia dorong lahir dari percakapan santai bersama masyarakat—baik di warung kopi, dermaga nelayan, maupun lahan pertanian.
“Saya ini penyambung lidah rakyat. Apa yang saya bawa ke rapat, sumbernya dari obrolan langsung dengan warga. Itu yang membuat perjuangan ini terasa nyata dan dekat dengan kehidupan masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Mulyadi menekankan pentingnya peran generasi muda di Dapil VI sebagai motor penggerak pembangunan. Dengan memanfaatkan potensi lokal, khususnya di sektor pertanian, perikanan, dan UMKM, ia yakin desa-desa di Kecamatan Gapura, Batang Batang, dan Dungkek dapat berkembang lebih cepat serta mandiri.
Penulis : Novalia Ayu Nur Syafitri
Editor : Wasilatil Maghfirah
Sumber Berita: Redaksi






