KNPI Sumenep Ungkap Dugaan Carut Marut Pengelolaan PKBM, Gelar Audiensi ke DPKS

- Redaksi

Kamis, 24 Juli 2025 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana audiensi antara KNPI Sumenep dan DPKS membahas dugaan ketidakwajaran dalam pelaksanaan program PKBM tahun ajaran 2024–2025.

Suasana audiensi antara KNPI Sumenep dan DPKS membahas dugaan ketidakwajaran dalam pelaksanaan program PKBM tahun ajaran 2024–2025.

SUMENEP – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Sumenep menggelar audiensi dengan Dewan Pendidikan dan Kebudayaan Sumenep (DPKS), Rabu (tanggal disesuaikan), untuk menyerahkan sejumlah bukti dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) tahun ajaran 2024–2025.

Ketua DPD KNPI Sumenep, Syaiful Harir, menyampaikan bahwa pihaknya menemukan berbagai indikasi ketidakwajaran dalam pengelolaan PKBM, mulai dari penggunaan data fiktif hingga dugaan pengondisian pengadaan buku ajar.

“Ada indikasi kuat bahwa sejumlah lembaga PKBM memasukkan data peserta fiktif, bahkan mencatut nama warga tanpa sepengetahuan mereka. Ini jelas manipulasi dan melanggar prinsip transparansi,” tegas Syaiful dalam pernyataannya usai audiensi.

Baca Juga:  Politisi PDI Perjuangan Hibahkan Tanah untuk Pustu

Lebih jauh, KNPI juga mencium adanya dugaan kolusi antara pihak penyelenggara PKBM dan Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep yang dinilai turut memperkeruh integritas program pendidikan nonformal tersebut.

“Dana bantuan operasional yang seharusnya tepat sasaran justru terindikasi disalurkan kepada lembaga yang tidak benar-benar eksis di lapangan. Ini sudah menjadi ladang korupsi terselubung,” ujarnya.

Baca Juga:  Dikira Gempa, Ternyata Teras Masjid Baiturrahman Raas Runtuh

Atas dasar temuan itu, KNPI mendesak agar Dinas Pendidikan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap lembaga PKBM yang bermasalah, bahkan jika perlu mencabut izin operasionalnya.

“Kalau memang terbukti menyimpang, jangan segan-segan untuk menutup atau mencabut izinnya. Ini soal pendidikan dan masa depan masyarakat,” tandas Syaiful.

Menanggapi laporan tersebut, Ketua DPKS Sumenep, Mulyadi, menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh informasi dan dokumen yang diserahkan KNPI. Ia berjanji akan segera berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, termasuk memanggil pihak Disdik untuk klarifikasi.

Baca Juga:  Semarak Kemerdekaan Desa Banuaju Timur Resmi Dibuka

“DPKS tidak akan tinggal diam. Semua laporan yang masuk akan kami proses sesuai mekanisme. Kami juga akan mendorong adanya penertiban jika terbukti ada pelanggaran,” ujar Mulyadi.

KNPI berharap, langkah ini menjadi momentum awal bagi perbaikan menyeluruh terhadap tata kelola PKBM di Sumenep agar kembali ke tujuan semula: mencerdaskan masyarakat melalui jalur pendidikan alternatif yang bersih, adil, dan bertanggung jawab.

Facebook Comments Box

Penulis : Novalia Ayu Nur Syafitri

Editor : Wasilatil Maghfirah

Sumber Berita: Redaksi

Berita Terkait

Kebijakan Pemotongan Gaji dan Kisruh BPJS Guncang BMT NU, Puluhan Karyawan Mundur
Raker PWRI Sumenep Sepakati Transformasi, Olahraga Prioritas
FGD PWRI Sumenep Rumuskan Arah Baru Pembinaan Atlet Menuju Porprov 2027
PKB Sumenep Gelar Tasyakuran Penganugerahan Pahlawan Nasional Tiga Tokoh Jatim 2025
Warga Ra’as Protes Krisis Listrik, PLN Masih Diam
Camat Batang-Batang Mujib Ajak Warga Rawat Warisan Budaya
Antisipasi Krisis Air, PDAM Sumenep Ajak Warga Berhemat
Bapenda Sumenep Toreh Prestasi Juara Inovasi Daerah, Faruk Hanafi: “Ini Kemenangan untuk Masyarakat”

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 11:46 WIB

Kebijakan Pemotongan Gaji dan Kisruh BPJS Guncang BMT NU, Puluhan Karyawan Mundur

Sabtu, 22 November 2025 - 19:10 WIB

Raker PWRI Sumenep Sepakati Transformasi, Olahraga Prioritas

Rabu, 19 November 2025 - 10:03 WIB

FGD PWRI Sumenep Rumuskan Arah Baru Pembinaan Atlet Menuju Porprov 2027

Jumat, 14 November 2025 - 21:56 WIB

PKB Sumenep Gelar Tasyakuran Penganugerahan Pahlawan Nasional Tiga Tokoh Jatim 2025

Kamis, 30 Oktober 2025 - 15:37 WIB

Camat Batang-Batang Mujib Ajak Warga Rawat Warisan Budaya

Berita Terbaru