Gempa 6,5 SR Guncang Sumenep, Puluhan Rumah Rusak

- Redaksi

Rabu, 1 Oktober 2025 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meninjau rumah warga di Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, yang rusak akibat gempa bumi berkekuatan 6,5 SR,

Meninjau rumah warga di Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, yang rusak akibat gempa bumi berkekuatan 6,5 SR,

Sumenep – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,5 mengguncang Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Selasa (30/9/2025) malam. Getaran yang terjadi pada pukul 23.49 WIB itu menyebabkan puluhan rumah warga dan sejumlah fasilitas umum di Pulau Sapudi mengalami kerusakan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan episentrum gempa berada di laut, sekitar 50 kilometer tenggara Sumenep, tepatnya pada koordinat 7,25 Lintang Selatan dan 114,22 Bujur Timur, dengan kedalaman 11 kilometer. BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami, meski getarannya dirasakan kuat di sejumlah wilayah.

Baca Juga:  DPC PWRI Sumenep Santuni Santri Tahfidz di Hari Santri

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Ahmad Laili Mauludi, mengungkapkan bahwa Kecamatan Gayam menjadi wilayah paling terdampak. “Berdasarkan catatan sementara, ada 18 rumah rusak di Kecamatan Gayam,” ujarnya, Rabu (1/10/2025).

Selain itu, empat rumah di Kecamatan Nonggunong dan tiga rumah di Kecamatan Talango juga dilaporkan rusak. Beberapa fasilitas umum turut terdampak, antara lain Masjid Rokkrok di Gayam, Mushala H. Ra’e, Masjid Toggung di Pancor, serta lantai dua Puskesmas Gayam.

Baca Juga:  "Toko Kelontong Bernama PLN" — Sindiran Ketua BEM Sumenep atas Kekacauan Administrasi

Tidak hanya menimbulkan kerusakan material, gempa juga menyebabkan tiga warga luka-luka akibat tertimpa reruntuhan dan pecahan kaca. Mereka adalah Faiz Iqbal (21), Sahraye (80), dan Moade (72). Ketiganya saat ini mendapat perawatan medis di Puskesmas Gayam.

“BPBD bersama aparat desa masih terus melakukan pendataan lanjutan terkait jumlah kerusakan dan korban terdampak,” tegas Laili.

Facebook Comments Box

Penulis : Novalia Ayu Nur Syafitri

Editor : Wasilatil Maghfirah

Sumber Berita: Redaksi

Berita Terkait

Desa Bungin-Bungin Raih Penghargaan Nasional Pengasuhan Anak
Kebijakan Pemotongan Gaji dan Kisruh BPJS Guncang BMT NU, Puluhan Karyawan Mundur
Raker PWRI Sumenep Sepakati Transformasi, Olahraga Prioritas
FGD PWRI Sumenep Rumuskan Arah Baru Pembinaan Atlet Menuju Porprov 2027
PKB Sumenep Gelar Tasyakuran Penganugerahan Pahlawan Nasional Tiga Tokoh Jatim 2025
Warga Ra’as Protes Krisis Listrik, PLN Masih Diam
Camat Batang-Batang Mujib Ajak Warga Rawat Warisan Budaya
Antisipasi Krisis Air, PDAM Sumenep Ajak Warga Berhemat

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:08 WIB

Desa Bungin-Bungin Raih Penghargaan Nasional Pengasuhan Anak

Kamis, 4 Desember 2025 - 11:46 WIB

Kebijakan Pemotongan Gaji dan Kisruh BPJS Guncang BMT NU, Puluhan Karyawan Mundur

Sabtu, 22 November 2025 - 19:10 WIB

Raker PWRI Sumenep Sepakati Transformasi, Olahraga Prioritas

Jumat, 14 November 2025 - 21:56 WIB

PKB Sumenep Gelar Tasyakuran Penganugerahan Pahlawan Nasional Tiga Tokoh Jatim 2025

Selasa, 11 November 2025 - 10:50 WIB

Warga Ra’as Protes Krisis Listrik, PLN Masih Diam

Berita Terbaru

Para wisudawan Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura merayakan kelulusan dengan penuh sukacita bersama pimpinan kampus pada prosesi wisuda yang berlangsung meriah dan tertib.

Pendidikan

Uniba Madura Gelar Wisuda Keempat Tahun Akademik 2025

Rabu, 10 Des 2025 - 20:13 WIB

Willy Aditya - Ketua Komisi XIII DPR RI

Nasional

Peringati Hari HAM, Willy Aditya Serukan Penegakan Keadilan

Rabu, 10 Des 2025 - 18:50 WIB