Delapan Anggota DPR RI Dapil Madura Kantongi Gaji dan Tunjangan di Atas Rp100 Juta Per Bulan

- Redaksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung DPR RI di Senayan, Jakarta, tempat delapan anggota DPR RI asal Madura bekerja dan menerima gaji serta tunjangan di atas Rp100 juta per bulan.

Gedung DPR RI di Senayan, Jakarta, tempat delapan anggota DPR RI asal Madura bekerja dan menerima gaji serta tunjangan di atas Rp100 juta per bulan.

JAKARTA Delapan anggota DPR RI terpilih dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur XI Madura periode 2024–2029, masing-masing menerima kompensasi berupa gaji pokok dan berbagai tunjangan besar sesuai ketentuan perundang-undangan terbaru.

Delapan nama tersebut adalah MH Said Abdullah (PDI Perjuangan), Erik Hermawan (Golkar), Achmad Baidowi (PPP), Syafiuddin (PKB), Slamet Ariyadi (PAN), Willy Aditya (NasDem), Hasani bin Zuber (Demokrat), dan R.H. Imron Amin (Gerindra).

Baca Juga:  Kesenjangan di Madura Masih Tinggi, Nur Faizin Desak Pemprov Jatim Beri Perhatian Serius

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2000 dan Surat Menkeu S-520/MK.02/2015, gaji pokok seorang anggota DPR ditetapkan sebesar Rp4,2 juta per bulan. Namun, di luar gaji pokok, mereka juga memperoleh berbagai tunjangan yang membuat total pendapatan bulanan membengkak puluhan juta rupiah.

Beberapa komponen tunjangan tersebut antara lain:

• Tunjangan istri/suami Rp420 ribu

• Tunjangan anak maksimal Rp168 ribu

Baca Juga:  KPK Soroti Dugaan Penyimpangan Anggaran Program Makan Bergizi Gratis

• Uang sidang Rp2 juta

• Tunjangan jabatan Rp9,7 juta

• Tunjangan kehormatan Rp5,58 juta

• Tunjangan komunikasi intensif Rp15,55 juta

• Tunjangan pengawasan Rp3,75 juta

• Bantuan listrik dan telepon Rp7,7 juta

• Asisten anggota Rp2,25 juta

Selain itu, sejak penghapusan fasilitas rumah jabatan, setiap anggota DPR kini menerima tunjangan perumahan Rp50 juta per bulan sebagai pengganti.

Jika seluruh komponen dijumlahkan, total take home pay anggota DPR RI mencapai lebih dari Rp100 juta per bulan. Belum termasuk dana reses sekitar Rp450 juta per tahun yang dialokasikan untuk kegiatan di daerah pemilihan.

Baca Juga:  Willy Aditya Ajak Gen Z Bangkit, Jangan Terjebak dalam Krisis Identitas

Dengan demikian, kedelapan wakil rakyat dari Madura tersebut memiliki kompensasi yang sama besarnya dengan anggota DPR lainnya di Senayan, sebagaimana diatur undang-undang yang berlaku.

Facebook Comments Box

Penulis : Novalia Ayu Nur Syafitri

Editor : Wasilatil Maghfirah

Sumber Berita: Redaksi

Berita Terkait

BPRS Bhakti Sumekar Raih Penghargaan KEJAR Awards 2025
Legislator Jatim Indriani Desak Pemerintah Provinsi Serius Tangani Campak di Sumenep
KPK Soroti Dugaan Penyimpangan Anggaran Program Makan Bergizi Gratis
Willy Aditya Ajak Gen Z Bangkit, Jangan Terjebak dalam Krisis Identitas
KH Aliyadi Mustofa Serap Aspirasi Warga Bira Barat: Dari Jalan Rusak hingga Pemberdayaan Pesantren
Kesenjangan di Madura Masih Tinggi, Nur Faizin Desak Pemprov Jatim Beri Perhatian Serius

Berita Terkait

Jumat, 22 Agustus 2025 - 15:21 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Raih Penghargaan KEJAR Awards 2025

Kamis, 21 Agustus 2025 - 11:06 WIB

Legislator Jatim Indriani Desak Pemerintah Provinsi Serius Tangani Campak di Sumenep

Rabu, 20 Agustus 2025 - 14:26 WIB

Delapan Anggota DPR RI Dapil Madura Kantongi Gaji dan Tunjangan di Atas Rp100 Juta Per Bulan

Senin, 10 Maret 2025 - 12:08 WIB

KPK Soroti Dugaan Penyimpangan Anggaran Program Makan Bergizi Gratis

Minggu, 2 Maret 2025 - 18:19 WIB

Willy Aditya Ajak Gen Z Bangkit, Jangan Terjebak dalam Krisis Identitas

Berita Terbaru